Usulkan Beri Insentif, Afnan Hadikusumo: Cagar Budaya Harus Dijaga

Usulkan Beri Insentif, Afnan Hadikusumo: Cagar Budaya Harus Dijaga

Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Afnan Hadikusumo mengingatkan pemerintah untuk berupaya serius menyelamatkan bangunan cagar budaya di wilayah Yogyakarta. “Pemerintah harus melindungi cagar budaya dengan membangun kembali atau merekontruksi gedung cagar budaya yang sudah ada”, ungkap Afnan disela-sela kunjungan kerjanya ke Pemda DIY (05/04/2018).

Sejauh ini masalah cagar budaya semakin mendesak untuk dibahas secara serius. Pasalnya acuan regulasi telah tertuang dalam rancangan peraturan daerah tentang Rencana Detil Tata Ruang (RDTR) kota Yogyakarta. Namun, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kota Yogyakarta Aman Yuriadhijaya dikutip dari Tempo.co (27/01/2015) menyatakan regulasi peruntukkan cagar budaya masih menunggu koordinasi dengan Pemerintah Provinsi DIY.

Setidaknya dari evaluasi Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono terdapat lima kawasan cagar budaya yang menjadi prioritas seperti Kotabaru, Keraton, Pakualaman, Kotagede dan Malioboro. Khusus kawasan Malioboro yang telah bersanding dengan pusat kegiatan komersial, seharusnya pemerintah memberikan kepastian wilayah mana yang menjadi titik-titik pengembangan bangunan cagar budaya.

Adanya regulasi RDTR sebagai payung hukum dimaksudkan untuk menjamin kawasan bangunan cagar budaya bebas dari aspek komersilisasi. “Kalo memang bangunan tersebut milik personal, sebenanya bisa ko pemerintah memberikan insentif bagi person pemilik cagar budaya tersebut”, pungkasnya. Afnan meyakini bentuk insentif seperti pengurangan pajak atau bentuk bantuan dana dapat menjadi strategi jitu pemerintah untuk melindungi cagar budaya dalam waktu dekat.

Namun, jika bantuan dana tidak berhasil, bisa tempuh dengan jalan lainnya “Jika tidak bisa ya dibeli saja oleh pemerintah nantinya dijadikan musium”, ujar senator DIY. Secara khusus Komite III DPD RI Afnan Hadikusumo mendukung langkah pemerintah melindungi bangunan cagar budaya, bahkan Afnan mengakui bahwa DPD juga ikut menyusun rancangan peraturan guna melestarika cagar budaya Yogyakarta yang semakin krisis. (ra)

Leave a Reply

Your email address will not be published.Required fields are marked *