Profil

M. Afnan Hadikusumo merupakan putera keempat dari tujuh bersaudara yang dilahirkan pada 6 Februari 1967 dari pasangan Hibrizie Hadikusumo (seorang Pegawai Negeri Sipil) dengan Siti Maryam (seorang ibu Rumah Tangga). Afnan Hadi Kusumo adalah cucu dari pendiri Republikl Indonesia, Ki Bagus Hadikusumo. Sejak kecil Ia tumbuh di sebuah kampong Muhammadiyah di pusat kota Yogyakarta yaitu Kauman. Dari sanalah aktivitas dan pengalaman organisasinya ditempah. Berbagai jabatan dalam organisasi otonom dan Muhammadiyah pun pernah ditunaikanya. Pada tahun 2013 warga Muhammadiyah melalui keputusan Musyawarah Wilayah Muhammadiyah se-DIY kembali mempercayai dan mengamanahkan kepada saudara Muhammad Afnan Hadi Kusumo untuk kembali mencalonkan diri sebagai anggota DPD RI mewakili ummat Islam dari Daerah Istimewa Yogyakarta untuk periode 2014-2019. Dengan demikian warga warga Muhammadiyah khususnya dan ummat Islam pada umumnya diharapkan mendukung keputusan ini dengan mensedekahkan hak pilihnya untuk memilih wakil terbaik, jujur, dan amanah dalam pemilu 9 April 2014 nanti.
M AFnan, sebagai alumni Universitas Gadjah Mada akan terus setia pada janjinya yaitu membangun dan mengantarkan bangsa ini menuju masyarakat adil dan makmur. Keislaman yang kuat dan pemikiran kebangsaan yang kokoh yang diulas dalam berbagai buku-buku dan tulisan yang telah diterbitkan menjadi keunggulan yang dimiliki oleh M Afnan. Selain itu gaya low profil, sederhana, tidak mencari popularitas itu telah diakui banyak kalangan. Makaryo kagem ngayogyokarto telah diamalkan dan akan terus dilakukan sebagai janji dan komitmen mulia.
Pengalaman Kerja
1)      Anggota DPD RI periode 2009 – 2014 (wakil DI Yogyakarta dan bukan wakil Partai Politik).
2)      Anggota DPRD Propinsi DIY periode 2004 – 2009,
3)      Sekretaris Komisi D DPRD Provinsi DI Yogyakarta (2004 – 2007)
4)      Sekretaris Komite III DPD RI (2009 – 2011)
5)      Wakil Ketua Tim Kerja I Panitia Perancang Undang-undang DPD RI (2012 – 2014)
6)      Wakil Sekretaris Tim Anti Korupsi DPD RI (2012 – 2014)
7)      Wakil Sekretaris Kelompok DPD di MPR RI (2010 – 2014)
Apa Prestasinya selama menjadi DPD RI 2009-2014?
1)      Mengadvokasi anggaran Jaminan Kesehatan bagi warga tidak mampu di DIY melalui program Jaminan Kesehatan Sosial;
2)      Mengupayakan bea siswa bagi siswa/mahasiswa tidak mampu;
3)      Insentif bagi Guru Tidak Tetap maupun Pegawai Tidak Tetap baik sekolah Negeri maupun Swasta;
4)      Memperjuangkan Guru Honorer untuk diangkat menjadi PNS;
5)      Mengadvokasi guru tetap yayasan untuk mengikuti program sertifikasi;
6)      Terlibat dalam perancangan Pendidikan Berbasis Kerakyatan di Propinsi DIY;
7)      Mengadvokasi TKW yang akan dipotong tangan di Arab Saudi;
8)      Aktif membantu komunitas/indivisu yang menjadi korban bencana alam maupun praktik-praktik kebijakan yang tidak adil terkait perburuhan, pelayanan kesehatan dan pendidikan
9)      Ikut andil memperjuangkan RUU BUMD, RUU BPJS, RUU SJSN untuk diproses menjadi undang-undang.

Apa visi Misi mencalonkan sebagai DPD RI?

Sebagai anggota Dewan Perwakilan Daerah dari DI Yogyakarta, Mas Afnan bercita-cita untuk membangun masyarakat makmur melalui program pembangunan  kualitas kesehatan dan pendidikan rakyat. Oleh karena itu, dalam pencalonan sebagai DPD kali ini komitmen itu telah dituliskannya dalam visi misi berikut:

Visi
Meneguhkan jati diri keistimewaan DIY dengan membangun kualitas pendidikan dan kesehatan untuk kemakmuran Daerah.

Misi
1. Terwujudnya pembangunan sektor pelayanan pendidikan yang terjangkau untuk rakyat
2. Mendayagunakan sumber kearifan lokal DIY untuk kemakmuran rakyat
3. Mewujudkan pelayanan pendidikan yang bermutu bagi masyarakat DI yogyakarta
4. Menjaga dan melestarikan kebudayaan dalan rangka mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.
5. Mewujudkan dan mempertahankan daerah istimewa yang tetap ramah dan berkebudayaan untuk membangun masyarakat adil dan makmur, baldatun Thiyibatun Warrabun Ghaffur

5 Alasan memilih Afnan Hadikusumo (AH) untuk DPD RI:

  1. AH didukung oleh organisasi yang integritasnya tidak diragukan.
  2. AH merupakan kader terbaik Muhammadiyah DIY yang mumpuni untuk berkiprah di DPD sebagai wakil ummat Islam di DIY
  3. AH merupakan sosok dengan ideologi Islam dengan karakter nasionalis-kebangsaan yang juga merupakan cucu pendiri republik, Ki Bagus Hadi Kusumo
  4. AH merupakan salah satu sosok pejuang keistimewaan sejak sebagai anggota DPRD dan di DPD RI
  5. AH tokoh moderat yg diterima semua kalangan.